Design by Play Casino

Segudang Manfaat Teh Hijau

 

Dibalik rasanya yang lezat, teh hijau atau green tea rupanya juga menyimpan segudang manfaat yang baik untuk tubuh. Bahkan dibalik teh yang sedang naik daun ini dapat meningkatkan kesehatan tubuh kita.

Berikut ini adalah beberapa manfaat teh hijau untuk tubuh:

1.    Jantung sehat

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa teh hijau bermanfaat untuk mencegah tekanan darah tinggi dan juga gagal jantung. Selain itu mengonsumsi teh hijau secara rutin juga dapat membuat aliran darah lebih lancar serta dapat menurunkan kadar kolesterol.

2.    Tingkatkan kesehatan otak

Khasiat teh hijau selain untuk jantung rupanya juga baik untuk otak. Jika Anda rutin mengonsumsi teh hijau maka dapat meningkatkan aktivitas otak di memori dan juga dapat menghindarkan plak yang dapat menyebabkan penyakit Alzheimer. Hal itu disebabkan otak membutuhkan pembuluh darah yang sehat.

3.    Mengubah metabolisme tubuh
The hijau mampu mengubah dan meningkatkan metabolisme tubuh yang dapat membuat kalori ditubuh lebih banyak terbakar.

4.    Membantu tubuh dan pikiran untuk tetap rileks

Pada umumnya teh memang dapat membuat seseorang merasa lebih tenang dan rileks. Kandungan yang dapat bekerja seperti ini diperoleh dari asam amino yang disebut theanine yang membuat tubuh dan pikiran lebih tenang.

5.    Manfaat catechin

Dalam teh hijau memiliki kandungan catechin atau antioksidan yang bermanfaat untuk memberantas kerusakan sel hingga dapat mencegah kerusakan sel-sel yang penting dalam tubuh. The hijau kaya akan catechin karena teh hijau merupakan salah satu jenis teh yang tidak banyak mengalami proses.

6.    Gula darah normal

Green tea rupanya juga dapat menyeimbangkan kadar gula Anda, terutama bagi para penderita diabetes. Kandungan catechin pada teh hijau mampu menjaga kolesterol tetap rendah dan mengontrol tekanan darah. Selain itu, mengonsumsi teh hijau juga dapat melindungi tubuh dari kerusakan akibat lemak jahat.

Saat mengonsumsi teh hijau Anda dapat menambahkan vitamin C dan jangan menggunakan air yang terlalu panas saat menyeduh teh hijau karena akan menghilangkan khasiat catechin.

Sumber : Newz Flazz

Hati – Hati, Menggunakan Smartphone Dalam Kondisi Gelap!

 

Seorang pria di China harus mendapatkan perawatan intensif di bagian matanya setelah terlalu lama menggunakan smartphone dalam kondisi kamar gelap.

Pria tersebut disinyalir terkena kondisi ablasi retina, dimana bagian retina terpisah dari bagian belakang matanya.

Dokter yang menangani pria tersebut mengatakan bahwa ia harus melakukan operasi darurat untuk memperbaiki masalah itu, karena dapat menyebabkan kebutaan permanen.

Awalnya, mata pria tersebut secara tiba – tiba terus berkedip yang diketahui sebagai tanda umum dari terpisahnya retina dari mata.

Ini terjadi ketika laipsan tipis dibagian belakang mata (retina) seseorang mulai menarik diri dari pembuluh darah yang memasok oksigen dan nutrisi.

Secara umum gejala ini sebenarnya terjadi pada seseorang di usia 50 dan 70 tahun, akan tetapi para ahli mata mengatakan bahwa ada peningkatan terhadap orang muda terkena kondisi tersebut yang disebabkan oleh terlalu lama menggunakan smartphone dalam kondisi gelap.

Yu Bin, seorang ahli mata ternama di China menanggapi masalah ini dengan serius, menurutnya kondisi ini adalah sebuah kasus yang ekstrim, dimana banyak orang saat ini banyak menggunakan smartphone yang berisiko terkena ablasi retina. Kasus ini mengundang para ahli mata di berbagai negara memberikan tanggapannya, seperti misalnya Andrea Thau, seorang dokter mata di New York City, AS, mengatakan, “Mata kita telah berevolusi untuk melihat gambar tiga dimensi,” ujar Thau kepada NBC News beberapa waktu lalu.

Jadi, menurut Thau, mata seseorang menjadi overfocusing ketika melihat gambar 3D pada layar 2D, hal ini dapat menyebabkan retina bekerja lebih keras, dan berisiko terkena ablasi retina.

Di lain tempat, David Allamby, pendiri Focus Clinics di Inggris, juga memberikan tanggapannya, Allamby mengatakan bahwa tingkat sightedness (suatu kelainan refraksi mata) pada kalangan muda terus meningkat sebesar 35% seiring meningkatnya perangkat pintar seperti smartphone sejak tahun 1997.

Allamby juga menyatakan bahwa masalah tersebut bisa meningkat sebesar 50% dalam sepuluh tahun mendatang.

Sumber : Newz Flazz

Tuesday the 27th. Design by QualityJoomlaTemplates.